Wajahmu itu lucu
Cara bicaramu pun lucu
Rasanya tak faham mengapa pandanganku terpana oleh canda tawamu
Aku nyaman didekatmu
Aku juga senang melihatmu
Tapi tak lama aku tersentak untuk mengingat siapa kamu
Seperti daun talas yang tak mungkin basah oleh air,
Aku hanya bisa kagumimu tanpa bisa memilikimu.
Sakit memang, aku bersamamu hanya untuk sesaat,
Perih memang, mendengar ucapmu tentang dirinya,
Perempuan yang sampai saat ini masih kamu sayangi.
Berjuta kali aku hilangkan kamu,
Tapi buntu, pilihanku hanya dua, diam ditempat sambil menunggu seseorang membuka jalan buntu itu atau aku kembali melihatmu lagi.
Aku menangis,
Lalu berulang kali berteriak,
Aku tak mampu,
Mendengar kamu masih ingin bersamanya
Aku tak sanggup,
Melihat kamu kembali dengannya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar